Tampilkan postingan dengan label SRI LANKA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SRI LANKA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Desember 2010

Kapal Perang Rusia Berkunjung ke Srilanka

0

VLADIVOSTOK--MICOM: Satuan gugus tugas Armada Pasifik yang dipimpin oleh kapal perusak Laksamana Vinogradov Sabtu (11/12), menyelesaikan kunjungan tiga hari ke Srilanka dan meneruskan perjalanan ke Teluk Aden untuk memerangi pembajakan laut di wilayah tersebut.

Kunjungan ke pelabuhan Kolombo bertepatan dengan ulang tahun ke-60 Angkatan Laut Srilanka. "Selama kunjungan persahabatan para pelaut Rusia mengunjungi kantor wali kota dan beberapa fasilitas militer," kata juru bicara Armada Pasifik Rusia. Destroyer Admiral Vinogradov mengawal misi tersebut dengan kapal penyelamat dan tanker Pechenga.

Gugus tugas itu adalah untuk menggantikan kelompok angkatan laut yang dipimpin oleh kapal perusak Armada Utara kelas Admiral Levchenko Udaloy yang dipandu-rudal. Kelompok, yang juga termasuk kapal tanker Olekma dan SB-36 kapal tunda dari Armada Laut Hitam Rusia itu, tiba di Teluk Aden pada 3 Juli.

Angkatan Laut Rusia telah mempertahankan kehadirannya di lepas pantai Tanduk Afrika sejak Oktober 2008, dengan kapal perang yang beroperasi secara rotasi.

Sumber: MEDIA INDONESIA


Sabtu, 14 Agustus 2010

Pasukan Srilanka Gantikan Pasukan Garuda di Libanon

0

INILAH.COM, Libanon - Director General Operations of Srilanka Army (GOSA) Mayor Jenderal Likugan Hewage Sharendra Chandana Silva mengadakan kunjungan kerja ke Tactical Operational Center Satgas 2nd Indo Force Protection Company (2nd Indo FPC) Kompi Mekanis Konga XXIII-C1 bertempat di Markas Besar UNIFIL, Naqoura Lebanon Selatan, Kamis (12/8).

Rombongan diterima langsung oleh Komandan Kontingen Indonesia Kolonel Inf Restu Widiyantoro, beserta Dansatgas 2nd Indo FPC Kapten Inf Imam Wicaksana. Kunjungan pejabat militer dari Srilangka tersebut dalam rangka mempelajari serta mengetahui secara jelas tugas dan kewajiban dari Satgas 2nd Indo Force Protection Company yang nantinya, akan digantikan oleh Kompi dari Srilanka pada pertengahan Oktober 2010.

Pada kunjungan ke Tactical Operational Center Satgas 2nd Indo FPC tersebut, Mayjen Likugan menerima paparan singkat satuan dari Kolonel Inf Restu Widiyantoro selaku Komandan FHQSU meliputi tugas pokok, organisasi dan kekuatan personel Indonesia.

Selanjutnya Dansatgas 2nd Indo FPC Kapten Inf Imam Wicaksana memberikan paparan mengenai operasional satuannya serta tugas dan tanggung jawabnya selaku Kompi Pertahanan dan Pengamanan di Markas Besar UNIFIL.

Pada kesempatan itu rombongan militer dari Srilangka meninjau Markas dan tempat tinggal prajurit dari Satgas 2nd Indo FPCKompi Mekanis Konga XXIII-C1 yang bertempat di Gianicolo Camp, New Land Naqoura Lebanon Selatan yang nantinya akan dihuni personel dari pasukan Srilanka.

"Rombongan juga melihat kendaraan tempur yang dimiliki oleh Satgas 2nd Indo FPC seperti ANOA yang saat ini menjadi tumpuan utama Satgas 2nd Indo FPC untuk mengamankan wilayah tanggung jawab pengamanan Markas Besar UNIFIL," ujar Perwira Penerangan Konga XXVI-B1/Unifil, Lettu Laut Rully dalam keterangan tertulis yang diterima INILAH.COM Jumat (13/8).

Sumber: INILAH


Selasa, 09 Februari 2010

Russia lends Sri Lanka $300 mln for arms purchases

0

Russia and Sri Lanka signed on Monday a $300 million loan to buy armaments and dual-purpose technology for Sri Lanka's military, Russia's deputy finance minister said.

Dmitry Pankin said it is a 10-year loan with LIBOR plus 3.5% interest.

According to some sources, the arms deal will cover not only purchases but also extensive repairs of Russian military equipment previously delivered to Sri Lanka.

Sri Lanka remains highly militarized after almost 25 years of constant fighting against the Tamil Tiger militants.

In May, the Sri Lankan military finally defeated the Tamil separatists, killing their leader in an operation that brought the civil war to an end. International rights groups accused the military of killing large numbers of civilians who were being used as human shields by shelling rebels in the war zone.

Russia's stance at the United Nations last year amid international criticism over Sri Lanka's military operations against the Tamil Tiger helped to quash a possible motion of censure.

The president of Sri Lanka, Mahinda Rajapaksa, is on a working visit to Russia - the first in the history of bilateral relations.

Sumber: RIA


Rabu, 27 Januari 2010

Militer Sri Lanka Kepung Hotel Kandidat Presiden Fonseka

0

KOLOMBO, KOMPAS.com - Pasukan bersenjata berat Sri Lanka, Rabu, mengepung hotel yang jadi markas pesaing utama kandidat presiden negara itu, mantan panglima militer Sarath Fonseka.

Seorang jurubicara militer, Brigjen Udaya Nanayakkara, mengatakan pasukan dikerahkan setelah ada informasi bahwa para personel militer yang meninggalkan tugas berada di antara sekitar 400 orang di hotel mewah yang menghadap danau di Kolombo tengah itu. "Kami mengepung hotel itu. Kami telah mengirim pesan untuk meminta mereka menyerah," kata Nanayakkara. "Mereka tidak keluar."

Sekitar 80 tentara dengan senapan mesin, serta polisi dan pasukan paramiliter, berjaga-jaga di depan hotel, persis di luar pagar utama.

Nanayakkara mengatakan, mereka tidak menargetkan Fonseka, seorang jenderal bintang empat yang bersaing ketat dalam pemilihan presiden, Selasa. Ia bertarung menghadapi mantan bossnya, Presiden Mahinda Rajapakse. "Kami tahu Jenderal Fonseka berada di hotel itu, tetapi sasaran kami adalah tentara yang meninggalkan tugas militer yang mungkin membawa senjata," kata Nanayakkara.

Pemerintah sebelumnya menuduh Fonseka menggunakan satu unit milisi pribadi yang terdiri dari para desertir angkatan darat. Namun tuduhan tersebut dibantah pihak Fonseka.

Kelompok-kelompok kecil tentara berjaga-jaga di jalan masuk sementara yang lainnya berada di sepanjang jalan di depan hotel itu. Sebuah truk yang membawa pasukan di parkir dekat lokasi itu.

Mobil-mobil diperiksa dan keamanan diperketat, walaupun para tamu hotel masih dapat ke luar dan masuk secara bebas.

Fonseka sebagai panglima angkatan darat bersama Rajapakse sebagai panglima militer telah berhasil mengalahkan pemberontak Macan Tamil Mei tahun lalu dan mengakhiri konflik separatis selama 37 tahun yang menewaskan 80.000 sampai 100.000 orang. Operasi militer membuat kedua pemimpin itu dianggap sebagai pahlawan-pahlawan nasional di mata pemilih yang mayoritas adalah etnik Sinhala tetapi kemudian ternoda karena dituduh terlibat kejahatan perang. Sekitar 300.000 warga Tamil ditempatkan dalam kamp-kamp.


Sumber : KOMPAS




 

Pindah Ke mik-news.blogspot.com Copyright © 2010 theme is Designed by admin