Tampilkan postingan dengan label Helikopter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Helikopter. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Januari 2011

LATMA MANYAR INDOPURA DI LANUD PEKANBARU

0

Guna meningkatkan kemampuan para penerbang Helikopter TNI AU dan RSAF (Republik Singapore Airforce), khususnya dalam bidang Search And Rescue, latihan bersama dengan sandi “Manyar Indopura 06/2011”, kembali digelar di Lanud Pekanbaru, Selasa (18/1).

Pada “Manyar Indopura 06/2011” RSAF melibatkan empat unit pesawat helikopter, yaitu dua helikopter Colibri dan dua helikopter Apache dengan jumlah personel sebanyak 52 orang, sedangkan TNI AU melibatkan helikopter Colibri dan didukung oleh seluruh unsur yang ada di Lanud Pekanabru. Latihan bersama Manyar Indopura yang telah dimulai sejak tahun 2009 tersebut, pada Manyar 06/2011 ini direncanakan akan berlangsung hingga 28 Januari mendatang.

Latihan rutin yang digelar setiap tahun tersebut, selain untuk meningkatkan kemampuan para penerbang kedua Negara, juga bertujuan untuk meningkatkan hubungan baik antar kedua Negara bertetangga tersebut.

Sumber: TNI AU


Kamis, 30 Desember 2010

Menhan Serahkan Heli Puma ke TNI AU

0


Bogor (ANTARA News) - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyerahkan satu unit Helikopter NAS-332 Super Puma kepada Skuadron Udara 8 Atang Sendjaja, Bogor, Jawa Barat, Kamis siang, yang telah diselesaikan oleh PT Dirgantara Indonesia.

"Rencananya ada sembilan unit Super Puma, namun saat ini kita sudah punya tujuh unit Helikopter Super Puma, termasuk satu unit yang diserahkan ini. Dua unit lagi sedang diselesaikan oleh PT DI," kata Purnomo dalam acara penyerahan Helikopter Super Puma di Lanud Atang Sendjaja, Bogor.

Menurut dia, enam unit yang sebelumnya sudah dibuat oleh PT DI, empat unit diantaranya digunakan untuk SAR dan dua unit lagi untuk VVIP.

Ia mengatakan, pihaknya menggandeng PT DI dalam pembuatan Helikopter tersebut karena pihaknya berupaya menggunakan produk dalam negeri dalam memperkuat pertahanan Indonesia.

Menurut Menhan, penyediaan Helikopter Super Puma itu dalam meningkatkan kemampuan pertahanan, bahkan pada 2010 ini telah disusun cetak biru pertahanan (Minimum Essential Force/MEF) yang berisi tentang kebutuhan kekuatan dari alutsista pertahanan Indonesia hingga tahun 2024.

"Baik kekuatan satuan operasional, persenjataan dan anggarannya. Oleh karena itu, dalam rapim yang digelar pada 6 Januari 2011 di Kemhan, saya minta jajaran TNI untuk melakukan review kembali, jangan ada sampai yang tertinggal dalam pembangunan alutsista kita," tuturnya.

Skuadron udara 8 Atang Sendjaja memiliki delapan unit Helikopter SA-330 Puma dan dalam rencana MEF akan diperkuat pula dengan Helikopter EC-725 sejumlah 16 unit.

Spesifikasi umum NAS-332 Super Puma, yakni kru dua orang, penumpang 18 hingga 24 orang, yang memiliki panjang 16,9 meter dengan berat 4.460 kg dan kecepatan maksimum 278 km/jam dengan ketinggian terbang lebih dari 7.200 meter atau 19.750 kaki.

Sumber: ANTARA


TNI AU Kekurangan Pesawat Jaga Perbatasan

0

teknisi PT Dirgantara Indonesia rakit Helikopter Super Puma NAS 332 (Antara/ Rezza Estily)

VIVAnews – Angkatan Udara Indonesia kekurangan pesawat untuk operasional pertahanan di perbatasan. Kebutuhan minimal 16 unit pesawat, baru terpenuhi sembilan.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) TNI Angkatan Udara RI, Marsekal Imam Sufa’at, mengatakan, “Dari sembilan unit pesawat tersebut, dua unit pesawat belum selesai pembuatannya. Empat unit pesawat unit kegiatan Search And Rescue (SAR), dua unit pesawat untuk VIP. Sedangkan, satu unit pesawat jenis super puma NAS 332/C1 Tactical Transport yang telah diberikan kepada Lanud Atang Sandjaya.”

Imam mengungkapkan itu usai serah terima super puma NAS 332/C1 Tactical Transport dari PT Dirgantara Indonesia (Persero) kepada Menteri Pertahanan (Menhan) RI/TNI AU yang bertempat di lanud ATS, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 30 Desember 2010.

Ia mengatakan, pihaknya sangat membutuhkan 16 pesawat tersebut, untuk operasional daerah-daerah perbatasan. Salah satunya, di perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini yang membutuhkan dua pesawat. Namun, karena keterbatasan anggaran, baru terpenuhi 9 unit pesawat.

Sementara itu, Menteri Pertahanan RI, Purnomo Yusgiantoro, mengatakan, pesawat jenis super puma NAS 332/C1 Tactical Transport merupakan salah satu buatan Indonesia yang dibiayai oleh Departemen Dalam Negeri (Depdagri). Selain itu, kata dia, dibuatnya pesawat jenis super puma NAS 332/C1 Tactical Transport ini menunjukkan kemampuan produksi dalam negeri yang berkualitas dan siap bersaing dengan negara lain.

Lebih lanjut ia mengatakan, pesawat jenis super puma berguna untuk kegiatan logistik, operasi militer dan selain operasi militer. ”Jadi pesawat sangat berguna baik untuk militer maupun untuk masyarakat," katanya.

Ditempat yang sama, Budi Santoso, Dirut Dirgantara Indonesia mengaku belum menyelesaikan dua unit pesawat lagi dikarenakan keterbatasan anggaran.

Sumber: VIVA


Selasa, 14 Desember 2010

KSAD: "Puspenerbad Akan Tambah 2 Skadron Baru"

0

Helikopter Mi-17 & Mi-35 Merupakan Bagian dari skuadron serbu 11//Serbu dan Skadron 31/ Serbu yang Bermarkas Di Semarang.

Semarang, CyberNews. Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) TNI AD akan membuka dua skadron baru untuk mendukung tugas-tugas operasi militer, mobilitas udara, dan patroli perbatasan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI George Toisutta melalui amanatnya yang dibacakan Wakasad Letjen TNI J Suryo Prabowo pada upacara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Puspenerbad di Lanumad A Yani, Kota Semarang, Senin (13/12).

"Penambahan Skadron Penerbad diharapkan mampu mendukung dan memperkokoh kekuatan armada TNI AD dalam tugas-tugas operasi militer, mobilitas udara, patroli perbatasan dan pengintaian," kata KSAD dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakasad.

Dua skadron Penerbad baru tersebut, rencananya akan bermarkas di Tanjungredep, Kalimantan Timur dan Timika, Papua. Saat ini, TNI AD masih melakukan persiapan personil, materiil, piranti lunak, pesawat dan pangkalan.

"Dengan bertambahnya dua skadron tersebut, maka sampai akhir 2019 mendatang Puspenerbad akan memiliki 6 skadron," ungkap Wakasad.

Sebelumnya telah ada 4 skadron, diantaranya Skadron 11/Serbu dan Skadron 31/ Serbu yang bermarkas di Lanumad Ahmad Yani Semarang, Jateng. Sementara Skadron Udara-21/Serba Guna di Pondok Cabe, Jakarta, dan di Sumatera.

Sementara itu, dalam memimpin upacara sertijab Komandan Puspernerbad yang diserahterimakan dari Brigjen TNI Nabris Haska kepada Brigjen TNI Mochamad Wachju Rijanto, KSAD berharap agar Komandan Puspenerbad yang baru tak hanya siap mengemban tugas operasi militer perang saja, tapi juga operasi penanggulangan akibat bencana alam.

"Musibah dan bencana yang kerap terjadi di tanah air saat ini, khususnya untuk daerah yang sulit dicapai melalui jalur darat namun menuntut kecepatan bertindak, Puspenerbad harus mampu berperan mengatasi kondisi tersebut. Puspenerbad seseuai perannya dapat membantu dibidang transportasi logistik dengan heliopter ke daerah bencana," jelasnya.

Terlihat hadir dalam sertijab Danpuspenerbad itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Langgeng Sulistyono dan Gubernur Jateng Bibit Waluyo.

Danpuspenerbad yang baru Brigjen TNI Mochamad Wachju Riyanto sebelumnya menjabat sebagai Dirjen Potensi Pertahanan Kementrian Pertahanan RI. Sedangkan Komandan Puspenerbad TNI AD yang sebelumnya, Brigjen TNI Nabris Haska setelah menserahterimakan jabatan tersebut kemudian akan memasuki masa pensiun.

Sumber: SUARA MERDEKA


Selasa, 07 Desember 2010

Skadron 31 Dapat Tambahan 6 Helikopter

0

Mi-17 TNI AD Buatan Rusia

SEMARANG (SINDO) – Skadron 31/Serbu Pusat Penerbangan Angkatan Darat yang bermarkas di kompleks Lanumad Ahmad Yani Semarang akan mendapatkan tambahan enam helikopter jenis MI 17.


Diharapakan dengan tambahan alutsista tersebut mampu meningkatkan kemampuan Skadron 31/Serbu sebagai satuan tempur udara TNI Angkatan Darat. “Rancananya, awal tahun depan tambahan helikopter ini akan diberikan,” kata Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Dan Puspenerbad) Brigjend TNI Nabris Haska di sela-sela serah terima jabatan Komandan Skadron 31 Letkol CPN Suprapto kepada Letkol CPN Wahyu Jatmiko kemarin. Letkol CPN Wahyu Jatmiko,sebelumnya menjabat Kepala Departemen Pengetahuan Militer Umum (Kadeppengmilum) Pusat Pendidikan Penerbangan Angkatan Darat (Pusdik Penerbad). Sementara Letkol CPN Suprapto akan menempati jabatan barunya sebagai Direktur Operasional Penerbagan (Diropsbang) Puspenerbad. Menurut Nabris Haska, pembinaan personel harus terus dilakukan untuk menjadikan prajurit yang profesional.

“Pergantian jabatan adalah hal yang wajar dalam rangka meningkatkan kinerja individu dan satuan tempat bertugas dalam melaksanakan tugas sesuai dengan peran dan fungsi,”jelasnya. Nabris mengatakan, Skadron 31/Serbu sebagai satuan pelaksana Puspenerbad memiliki peranan penting dalam menjalankan satuan operasioanl penerbangan angkatan darat yang melaksanakan tugas- tugas penerbangan.

“Untuk itu pembinaan satuan harus mengarah pada kemampuan satuan dan perorangan, sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki agar menjadi prajurit WiraAmur yang profesional di bidang penerbangan,” jelasnya.

Sumber: SEPUTAR INDONESIA


Minggu, 05 Desember 2010

Menhan: Indonesia Akan Beli 24 Unit Bell 412EP Dan 16 Unit Pesawat Latih

0

T-50 Buatan KAI Korea Selatan merupakan Pesawat Latih Dan Pesawat Tempur Ringan.

JAKARTA, Niat Indonesia untuk melakukan pemesanan terhadap pesawat tempur latih dan tertarik dalam memperluas armada pesawat tempur, helikopter dan pesawat angkutnya. Menteri pertahanan
Purnomo Yusgiantoro, mengatakan, tiga kandidat pesawat tempur latih Korea Selatan, Rusia dan Republik Ceko, yaitu T-50, Yakovlev Yak-130 dan Vodochody Aero L-159. Purnomo mengatakan kepada AVIATION WEEK bahwa keputusan dibuat dengan cepat dan Indonesia menyediakan 16 pesawat, cukup untuk satu skuadron. "Hal ini sudah dalam tahap akhir," katanya, tanpa mencatat jangka waktu tertentu.

"Kami mencari pesawat yang dapat digunakan untuk pelatihan dan sebagai pesawat tempur serang ringan," katanya. " Fighter yang baik untuk mencegat pesawat ringan yang melintasi wilayah NKRI tanpa pemberitahuan sebelumnya." Indonesia membutuhkan pesawat tempur latih karena sebagian pesawat BAE hawks sudah digrounded, Purnomo mengatakan, Indonesia sangat mengalami kesulitan untuk mendapatkan suku cadang dan peralatan untuk Hawks. "Untuk meningkatkan hubungan, saya(purnomo) menegaskan bahwa Presiden BAE, berjanji akan melakukan pengadaan suku cadang dan peralatan untuk hawks." katanya, bila tidak ada perbaikan suku cadang dan peralatan maka Indonesia akan menggrounded hawks secara bertahap.

Korea Selatan mungkin akan memimpin dalam kompetisi untuk pengadaan pesawat tempur latih untuk TNI AU karena kedekatan hubungan strategis dengan Indonesia. "TNI AU sebagai pengguna pesawat tempur sedang melakukan pengkajian dan membuat evaluasi teknis untuk pesawat tempur latih tersebut" kata Purnomo.tetapi apabila AU telah membuat pemilihan pesawat yang terbaik.maka proposal akan diajukan ke markas besar TNI untuk disetujui,dan kemudian diserahkan kepada departemen pertahanan"katanya. Menhan "mengerti apa yang dibutuhkan oleh pemerintah," tambahnya".

Indonesia dan Korea Selatan menandatangani nota kesepahaman pada bulan Juli untuk mengembangkan sebuah pesawat tempur baru, KF-X, dimana PT DI ikut dilibatkan untuk memproduksi pesawat tempur tersebut. Purnomo mengatakan Indonesia ingin mulai memasukkan pesawat tempur KF-X dalam armada TNI AU pada tahun 2025 untuk mengantikan pesawat tempur F-16.

Tetapi dalam jangka pendek, Indonesia bisa mengambil keuntungan dari Lockheed Martin. "Kita mempunyai anggaran untuk membeli F-16 tipe terbaru atau menerima hibah f-16", kata Purnomo. "dengan menggunakan F-16 kita dapat mengupgrade sendiri (dengan bantuan luar negeri),yang membuat kami menjadi tertarik." Tetapi jika Indonesia menerima hibah F-16, maka harus memperhitungkan lifetime pesawat tempur tersebut. Indonesia telah memiliki F-16 A / B Blok 15 dan Purnomo menegaskan bahwa Indonesia ingin upgrade F-16.

Sekarang Amerika Serikat mencabut embargo atas Indonesia, tetapi ada beberapa masalah teknis yang akan terus kita kaji. Purnomo mengatakan Indonesia dapat mengupgrade F-16 dari perusahan non-AS karena "Ada Turki. Mereka memiliki armada terbesar F-16 setelah Amerika Serikat, "katanya.

Bell Helicopter dan Eurocopter baru-baru ini menerima tawaran melalui kerjasama dengan produsen pesawat PT DI, Karena PT DI bisa membantu dalam memproduksi helikopter. Purnomo mengatakan TNI baru-baru ini menandatangani kontrak dengan PT DI untuk pengadaaan 24 helikopter Bell 412EP. Ia juga mengatakan TNI AU juga membeli helikopter AS332 Super Puma, yang dibuat oleh PT DI.

Indonesia dalam waktu dekat juga membutuhkan helikopter untuk ditempatkan di korvet AL,heli ini jg dapat digunakan untuk peperangan anti kapal selam. 4 kapal korvet sigma buatan belanda yang telah dibeli baru baru ini,dan juga kapal korvet kelima yang dalam pengerjaan di PAL Surabaya.

Untuk kedepannya maka akan diadakan pembelian pesawat tempur Sukhoi. Indonesia telah mempunyai 10 pesawat tempur Sukhoi dan purnomo mengatakan pemerintah berencana membeli 6 lagi sehingga jumlahnya akan menjadi satu skadron.

Dalam hal transpor militer,upgrade model C130 yang sudah menua masuk dalam daftar belanja. Pemerintah juga berencana untuk membeli CN 235 dari PTDI serta mencari dan menggantikan psawat F 27 yang sudah tua dengan EADS CASA CN 295 dalam tender.

Sumber: AVIATION WEEK/MIK


Kamis, 02 Desember 2010

Helikopter Mi-38 Akan Diproduksi Awal Tahun 2013

0


Helikopter Rusia akan dimulai pada 2013, produksi angkutan utilitas jenis baru helikopter Mi-38 setelah menyelesaikan masalah pasokan dengan pemasok mesin Pratt & Whitney Kanada, Kanada, produsen helikopter Rusia milik negara Helikopter Rusia mengatakan Kamis. Rusia Helicopters'spokesman Romawi Kirillov mengatakan bahwa semua masalah dengan Pratt & Whitney telah diselesaikan.

"Perusahaan berencana untuk melengkapi mesin helikopter Rusia dan Kanada. Kami melihatnya sebagai manfaat tambahan untuk pembeli kami. Mitra di Rusia dan negara-negara CIS tradisional memilih untuk mesin dibuat di Rusia, bahkan jika para mitra di dunia lebih memilih Kanada, "katanya. Pertengahan-38 program telah tertunda beberapa kali.

Mil Moskow Helikopter Plant helikopter Rusia mengatakan tahun lalu bahwa produksi helikopter generasi baru akan dimulai awal tahun 2014, Pratt & Whitney Kanada, awalnya dipilih sebagai pemasok pilihan motor, berencana untuk menarik diri dari proyek tersebut.

keengganan mereka untuk menyediakan mesin adalah karena embargo AS atas penjualan bivalensi peralatan di Rusia. Prototipe kedua Mi-38 telah 127/TS PW Pratt & Whitney, tetapi juga dapat dilengkapi dengan mesin diproduksi Rusia TV7-117V. Hal ini juga dilengkapi dengan diubah bilah rotor utama dan avionik baru sistem "kemudi" dari Tranzas. helikopter saat ini sedang menjalani pengujian dan kemudian siklus tes dalam penerbangan.

"Helikopter telah menyelesaikan 26 runup tanah dan tujuh hover dan penerbangan kecepatan rendah di landasan pacu," kata helikopter Rusia. Sebuah prototipe ketiga saat ini sedang dirakit di pabrik di Kazan, Tatarstan helikopter. Pertengahan-38 kembar tidur sampai dengan 30 penumpang, atau membawa muatan lima ton dan dapat digunakan untuk sipil dan militer.

Sumber: RIA / MIK


Rabu, 17 November 2010

Irak Terima Helikopter Buatan Rusia

0

illustrasi Mi-171E

BAGHDAD, (PRLM).- Irak menerima dua terakhir dalam satu pesanan delapan helikopter serba guna buatan Rusia yang berharga 150 juta dolar. Demikian dikatakan militer Amerika Serikat, Selasa (16/11).

Pembelian itu adalah usaha terbaru Irak untuk meningkatkan kekuatan angkatan bersenjatanya menjelang penarikan seluruh pasukan Amerika Serikat yang menurut rencana dilakukan akhir tahun depan, sementara militer AS membantau banyak kendaraan dan logistik kepada Irak.

Dua helikopter Mi-171E diserahkan ke pangkalan militer Irak di Taji, 28km utara Baghdad pada 7 November, melengkapi pesanan itu, kata militer AS dalam sebuah pernyataan.

Pesawat buatan Rusia ini akan digunakan untuk berbagai misi termasuk kontra terorisme, angkutan dan intelijen, pengintaian dan pengawasan. Militer AS mengatakan pihaknya mengeluarkan pernyataan itu karena pembelian tersebut dilakukan dengan bantuan para penasehat militer AS.

Pesawat yang dibeli dari Rusia itu dikirim ke Sharjah, Uni Emirat Arab, tempatnya dilengkapi termasuk pemasangan peralatan elektronik dan sistem pengendali senjata, sebelum tiba di Taji. Armada helikopter multi guna itu termasuk 16 helikopter Mi-17 serta delapan Mi-171E.

Sumber: PIKIRAN RAKYAT


Cina Kirim Kapal Patroli ke Laut Cina Timur

0

illustrasi

BEIJING, (PRLM).- Cina mengirim sebuah kapal patroli perikanan yang dilengkapi helikopter untuk mematroli Laut Cina Timur yang disengketakan. Demikian dilaporkan media Selasa (16/11), persis ketika ketegangan negara itu dan Jepang tampaknya mereda menyangkut perairan itu.

Kapal patroli perikanan itu yang pertama dilengkapi dengan helikopter, sudah meninggalkan kota pelabuhan selatan Guangzhou menuju Laut Cina Timur untuk satu misi yang bisa berlangsung selama 20 hari, kata kantor berita Xinhua.

Cina mengirim kapal-kapal ke perairan itu pada kesempatan-kesempatan terdahulu, kata media pemrintah itu, di tengah-tengah pertikaian dengan Jepang menyangkut satu tabrakan kapal yang menyebabkan hubungan kedua negara tegang.

Jepang menahan seorang nakoda kapal penangkap ikan Cina diperairan yang disengketakan setelah kapalnya menabrak sebuah kapal penjaga pantai Jepang awal September. Ia kemudian dibebaskan.

Di sela-sela KTT regional di Jepng akhir pekan lalu, kedua pihak tampaknya melakukan satu tindakan setelah sengketa itu ketika Presiden Cina Hu Jintao melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Naoto Kan.

Hu berjanji Cina akan tetap melakukan kebijakan bertetangga baik, sementara kekhawatiran muncul akibat tindak tanduk yang agresif di Asia Pasifik.

Sumber : PIKIRAN RAKYAT


Minggu, 14 November 2010

Helikopter TNI AD Ditarik dari Mentawai

0

Mukomuko, Bengkulu (ANTARA News) - Satu Helikopter MI 17 milik TNI Angkatan Darat yang masih bertahan di kepulauan Mentawai, Minggu pagi ditarik oleh Markas TNI AD dari Bandara Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menuju Jakarta.

"Penarikan helikopter terakhir yang selama ini bertugas mengevakuasi korban tsunami Mentawai, menyusul satu helikopter MI 17 milik TNI Angkatan Darat yang sudah ditarik belum lama," kata Komandan Pasukan yang bertugas di Posko Kabupaten Mukomuko Letkol Inf Tri Haksono, Minggu.

Sebelum helikopter MI 17 milik TNI Angkatan Darat diterbangkan dari Bandara Mukomuko menuju Jakarta, helikopter selama beberapa jam mengisi bahan bakar Avtur di Bandara daerah ini.

"Penarikan helikopter terakhir milik TNI AD yang bertugas di Bandara Mukomuko dan Mentawai itu merupakan perintah dari Markas besar TNI," ujarnya.

Disamping penarikan helikopter MI 17, sejumlah prajurit TNI AD yang membuka posko tanggap darurat secara bertahap mulai ditarik

"Prajurit TNI Angkatan Darat yang masih bertahan di posko tanggap Darurat daerah ini sebanyak 40 orang," urainya.

Ia mengatakan belum ada intruksi langsung dari Markas TNI pusat untuk menghentikan aktivitas posko taggap darurat di daerah ini.

"Kemungkinan besar infomasi yang kami terima posko tanggap darurat di daerah ini diperpanjang selama 14 hari mulai dari sekarang, tetapi kepastiannya tetap menunggu intruksi dari pusat," urainya.

Sementara itu dapur umum yang selama ini dibawah Dinas Kesejahteraan Sosial daerah ini sekarang diambil alih oleh TNI Angkatan Daerah.

"sekarang kita semua yang menfgambil alih dapur umum untuk konsumsi prajurit TNI Angkatan Darat yang masiih bertugas di posko daerah ini," imbuhnya.

Sumber: ANTARA


Jumat, 12 November 2010

Jakarta earmarks funds for utility helicopter deal

0

AgustaWestland's AW139

Jakarta has earmarked $65 million for new medium utility helicopters, but the Indonesian defence ministry has yet to receive the funds.

The army plans to use the money to buy a batch of six medium utility helicopters, according to an industry source speaking at the tri-service Indo Defence Expo & Forum in Jakarta. A second batch of eight aircraft would be purchased later.

Previous reports have suggested that Indonesia's total requirement could be for 24 new utility helicopters; enough to be divided into two squadrons.

The army has yet to select a type, but has said in the past that it wants a helicopter that can perform both utility and attack roles. However, the industry source says the first role has taken on a greater priority recently.

Several helicopter manufacturers were present at the Jakarta show, including AgustaWestland, Eurocopter and Indonesian Aerospace (IAe).

Possible contenders for the requirement include AgustaWestland's AW139, the Eurocopter-promoted NH Industries NH90, and the Bell 412EP, put forward by the US manufacturer and IAe.

From : FG


Senin, 01 November 2010

Mentawai Butuh 10 Heli dan 50 Speedboat

0

Helikopter Mi-17 TNI Membawa Logistik Kedaerah Bencana

PADANG, KOMPAS.com - Penyaluran bantuan ke lokasi gempa dan tsunami di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar, idealnya membutuhkan 10 helikopter capung dan 50 speedboat, kata Koordinator Koalisi Lumbung Derma atau Gabungan LSM Kemanusiaan, Khalid Saifullah.

Dia mengatakan, Senin (1/11/2010) hal itu berdasarkan pengalaman jejaring Lumbung Derma, yang telah bekerja selama 15 tahun di Mentawai.

"Selain itu, setidaknya diperlukan 25 unit kapal motor menengah dan lima kapal rumah sakit dan 500 tenaga medis yang terdiri dari 100 orang dokter dan 400 orang perawat," katanya.

Kapal rumah sakit lengkap dengan isinya itu untuk melayani penyaluran bantuan dan perawatan korban luka parah dan ringan serta pengungsi yang sudah tidak punya tempat berteduh.

Mengenai distribusi bantuan, ia mengakui kendala cuaca di lapangan, tetapi faktor cuaca tidak layak untuk selalu dijadikan alasan untuk tidak mendistibusikan bantuan.

Untuk menyiasati kendala cuaca, Lumbung Derma mengusulkan agar kapal-kapal besar milik militer, polisi, ASDP dan PELNI digerakkan mendekat sampai jarak yang aman untuk berlabuh di sekitar kampung-kampung yang terkena bencana.

Dari jarak tersebut bantuan diangkut ke daratan dengan menggunakan boat-boat kecil yang sebisa mungkin dioperatori orang lokal yang lebih berpangalaman dan berpengetahuan terhadap karakteristik ombak.

Menurutnya, pilihan itu lebih baik dibandingkan dengan tindakan yang dilakukan pemerintah saat ini.

Dikatakan, saat ini kapal-kapal besar membongkar muatan bantuan di Sikakap, kota kecamatan, dan kemudian dari Sikakap mendistribuikannya ke kampung-kampung yang terkena bencana lewat boat kecil.

Ia menyatakan, boat kecil tidak mampu membawa bantuan ke kampung-kampung dengan jarak tempuh 2-4 jam saat cuaca buruk seperti sekarang ini.

"Cara ini tidak efektif untuk mendistribuikan ke masyarakat di kampung-kampung," kata dia.

Sumber: KOMPAS


Minggu, 31 Oktober 2010

TNI-AU Kirim Satu Helikopter ke Mentawai

0

illustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - TNI Angkatan Udara mengirimkan satu helikopter Pumma untuk membantu pendistribusian bantuan kemanusiaan di Kepulauan Mentawai pasca diterjang tsunami.

"Kita sudah kirimkan kemarin, untuk membantu pendistribusian," kata juru bicara TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI Bambang Samoedro di Jakarta, Minggu (31/10/2010).

Marsekal Pertama Bambang Samoedro menambahkan, pihaknya hanya mengirimkan satu unit, mengingat jumlah helikopter yang terbatas dan tersebar di beberapa titik.

"TNI-AU hanya ada tiga helikopter Puma dan dua Super Puma. Dari jumlah itu, satu unit siaga di Pontianak, satu unit di Makassar, satu unit di Jayapura, dan satu unit masuk pemeliharaan. Jadi, hanya satu unit yang dikirim ke Padang," tutur Bambang.

Helikopter Pumma bernomor registrasi H 3310 dipiloti Kapten Pnb Bedya Lukman beserta dua Kopilot yakni Lettu Pnb Reskyu Pambudi dan Lettu Pnb Adam Hardiman.

Sebelumnya, Palang Merah Indonesia (PMI) pusat juga akan mengirim empat helikopter ke Pulau Pagai, Mentawai.

"Empat helikopter itu berangkat ke Pagai, Sabtu siang bersamaan dengan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, yang mengunjungi daerah terkena tsunami," kata Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim.

Muslim menambahkan, keempat helikopter akan disiagakan di Sikakap untuk membantu pelaksanaan tanggap darurat pasca tsunami dan untuk mendistribusikan bantuan ke daerah pengungsian yang sulit dijangkau lewat darat atau laut.

Kehadiran beberapa helikopter itu dapat menggantikan kapal dan perahu motor untuk mendistribusikan bantuan, namun untuk sementara dihentikan karena cuaca buruk.

Pendistribusian bantuan bahan makanan dan logistik lainnya melalui laut bagi korban tsunami di Pulau Pagai, Mentawai, dihentikan sementara karena cuaca buruk membahayakan pelayaran.

Cuaca curuk di perairan Laut Mentawai sebelumnya telah diprakirakan Badan Meteorologi ,Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yakni pada 30 dan 31 Oktober serta 1 dan 2 November 2010 dan disebutkan kondisi cuaca ini membahayakan pelayaran.

Pendistribusian lewat laut akan dilanjutkan kembali setelah cuaca buruk mereda dan tidak lagi membahayakan pelayaran.

Sumber: KOMPAS


Sabtu, 23 Oktober 2010

Helikopter Apache Berondong Musuh yang Sudah Menyerah

0

Jakarta - Dokumen rahasia militer AS yang bocor di Wikileaks menunjukkan fakta-fakta pelanggaran HAM yang dilakukan tentara AS selama pendudukan di Irak. Dalam salah satu dokumen, tentara AS menembaki musuh yang diketahui sudah menyerah.

Pendiri Wikileaks Julian Assange mengatakan, salah satu dokumen berisi log perang helikopter apache yang membunuh musuh yang sudah menyerah. Dokumen itu menyebutkan kalau musuh tidak dapat menyerah pada helikopter.

"Isi dokumennya: Mereka tidak bisa menyerah pada pesawat/helikopter dan masih tetap jadi target valid," ujar Assange seperti detikcom kutip dari reuters, Sabtu (23/10/2010).

"CLEARED TO ENGAGE . / ___ STATES THEY CAN NOT SURRENDER TO AIRCRAFT AND ARE STILL VALID TARGETS."

Assange menceritakan pada jaringan televisi Al Jazeera kalau dokumen yang dimiliki Wikileaks berisi cukup bukti 40 pembunuhan yang tidak tepat sasaran. "Ada laporan warga sipil dibunuh di checkpoint," jelasnya.

Dokumen rahasia militer AS yang berisi kekejaman AS dan sekutunya selama perang Irak dibeberkan di Wikileaks. Tidak kurang dari 391.832 logs atau catatan selama perang 1 Januari 2004 sampai 31 Desember 2009 dirilis ke publik.

Rilis ini langsung mendapat respon dari pemerintah AS. Pentagon mengkritik Wikileaks yang telah membocorkan rahasia tersebut karena bisa membahayakan keselamatan prajurit AS dan 300 warga Irak yang selama ini membantu AS.

"Kami menyayangkan Wikileaks merilis dokumen rahasia ini ke orang-orang di seluruh penjuru dunia," ujar juru bicara Pentagon, Geoff Morrell.

Sumber: DETIK


Rabu, 20 Oktober 2010

fotoNews: Menhan Serahkan 3 Heli ke TNI AD

0


Menteri Pertahanan bersalaman dengan Dubes Rusia Alexander A Vivanov usai menerima 3 helikopter tersebut. Kemudian helikopter ini diserahkan kepada TNI AD.


Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyiramkan air mawar ke heli tersebut. Tiga heli tersebut dibeli setelah adanya tanda tangan antara pemerintah Indonesia dengan Rusia dengan menggunakan fasilitas state credit pemerintahan Rusia sebesar US$ 56.100.000 atau setara dengan Rp 64.515.000.000.

Sumber: DETIK


Menhan Serahkan 3 Heli ke TNI AD

0

Menhan menyerahkan 3 helikopter jenis MI-35P kepada Pusnerbad TNI AD

Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro menyerahkan 3 helikopter jenis MI-35P kepada TNI Angkatan Darat (AD). Helikopter perang buatan Rusia ini seharga Rp 64 miliar.

"Hari ini, kita menyerahkan 3 helikopter jenis MI-35P kepada Pusnerbad TNI AD," kata Purnomo di Lapangan Terbang Pusnerbad, Pondok Cabe, Ciputat, Rabu (20/10/2010).

Heli diparkir berjejer di lapangan itu. Purnomo dan Dubes Rusia Alexander A Vivanov meneken perjanjian dan serah terima. Purnomo kemudian menyiramkan air mawar ke heli dan memecahkan kendi. Purnomo juga melihat-lihat isi heli. Acara ini dihadiri Wakil KSAD Letjen Johanes Suryo Prabowo, dan sejumlah anggota DPR.

Dikatakan dia, 3 heli ini dibeli setelah adanya tanda tangan antara pemerintah Indonesia dengan Rusia dengan menggunakan fasilitas state credit pemerintahan Rusia sebesar US$ 56.100.000 atau setara dengan Rp 64.515.000.000. Harga itu termasuk pencakupan persenjataan dan amunisi serta pelatihan bagi para calon awak pesawat.

Menurut dia, pesawat buatan Rusia ini akan menambah kekuatan TNI AD. Saat ini, TNI AD sudah mempunyai 11 helikopter generasi baru yang cukup handal. Dengan perincian, 5 buah helikopter MI-35P, 6 buah MI- 17V-5.

"Untuk helikopter yang hari ini kita serahkan adalah helikopter jenis perang untuk mengantisipasi adanya serangan dari udara ke darat. Tetapi, helikopter ini dapat digunakan untuk keperluan operasi militer seperti, mengangkut pasukan atau membawa kebutuhan logistik," papar Purnomo.

Purnomo berharap Pusnerbad bisa mengelola ini dengan baik karena, setiap pembelian Alutsista itu semua uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan.

Apa kerjasama dengan Rusia ini akan mengganggu kerjasama dengan AS? "Tidak. Itu masih terus berlanjut," jawab Purnomo.

Sumber: DETIK


Selasa, 12 Oktober 2010

Heli Mi-35P TNI AD Jalani Uji Terbang

0

Helikopter Mi-35P TNI AD Yang Dibeli Dari Rusia

Jakarta (ANTARA News) - Tiga unit Helikopter Mi-35P milik TNI Angkatan Darat menjalani uji terbang setelah tiba di Indonesia pada akhir September 2010.

Uji terbang dilaksanakan di landasan Skuadron Teknik 021 Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, mulai Selasa.

Ketiga unit helikopter yang menjalani uji terbang itu bernomor ekor HX-3503, HX-3504, dan HX-3505.

Uji terbang pertama dijalani helikopter Mi-35P bernomor ekor HX-3503 dengan pilot Rusia Vallery Khalasnikov.

Sedangkan dalam uji itu sebagai ko-pilot, merangkap test pilot maintenance Letkol CPN Made Ardana dari Pusat Penerbangan Angkatan Darat.

Selain pilot dan ko-pilot ikut dalam penerbangan uji seorang flight engineer Rusia Maxim Kurchkov serta pendamping dari Pusat Penerbangan Angkatan Darat Letkol Herry.

Pengujian dilakukan mulai uji fungsi di darat dan di udara dengan ketinggian sekitar 5.000 kaki dengan rute Halim Perdanakusuma-Atang Sandjaya (Bogor).

TNI Angkatan Darat sebelumnya telah memiliki dua unit heli serbu buatan Rusia itu.

Dengan kedatangan tiga unit Heli Mi-35 itu, maka kini TNI Angkatan Darat telah memiliki lima unit helikopter Mi-35P dan bermarkas di Skuadron 31/Serbu Pusat Penerbangan Angkatan Darat.

Tiga unit heliopter tersebut akan diserahkan kepada Pemerintah Indonesia dari Rusia pada pekan depan.

Sumber: ANTARA


Kamis, 23 September 2010

Russia delivers three Mi-35M helicopters to Indonesia

0


Russia has delivered three Mi-35M Hind assault helicopters to Indonesia, a military source said on Thursday.

Russia signed an agreement with Indonesia in September 2007 to provide a $1 billion credit line to the Southeast Asian country for Russian weapons purchases. Indonesia planned to buy ten Mi-17 transport helicopters, five Mi-35Ms, six Sukhoi fighters and two Kilo-class submarines financed by the credit.

Jakarta became one of Russia's major arms customers in 1999 when the United States tightened an embargo on arms sales to the country over alleged human rights violations.

Washington has since lifted the ban, but Indonesia, the world's most populous Islamic country, continues to turn to Russia for its military hardware imports.

Moscow has already delivered three Su-27SKM fighters to Indonesia as the final part of an August 2007 $300 million deal for six of the Sukhoi fighters.

The agreement followed a 2003 deal on the purchase of four fighter jets by Indonesia from Russia.

The planes will take part in a military parade dedicated to Indonesian Armed Forces Day on October 5.

The Mi-35M is an export version of the Mi-24 Hind that was used extensively in Afghanistan. The Mi-24/35 can be used for transportation, assault and medical evacuation tasks.

Russia has also delivered Mi-35Ms helicopters to Venezuela and Brazil.

From: RIA


Senin, 20 September 2010

DPRD Mimika Usulkan Pemkab Beli Helikopter

0

illustrasi

Timika (ANTARA News) - Kalangan DPRD Mimika, Papua, mengusulkan kepada pemkab setempat membeli helikopter untuk memudahkan pelayanan aparatur ke masyarakat yang tinggal di kampung-kampung pedalaman.

"Saya mengusulkan kepada Pemkab Mimika untuk membeli helikopter agar pelayanan kesehatan dan pendidikan di pedalaman tidak macet," kata anggota Komisi C DPRD Mimika, M Nurman Karupukaro, di Timika, Senin.

Menurut Nurman, pembelian helikopter tersebut menjadi solusi untuk mengatasi kesulitan transportasi ke wilayah pedalaman Mimika selama ini.

Sejumlah kampung di daerah ketinggian di Distrik Jila dan Distrik Tembagapura hanya bisa dijangkau dengan sarana transportasi udara berupa helikopter karena tidak memiliki akses jalan raya dan tidak memiliki lapangan terbang yang bisa didarati pesawat terbang perintis.

Akibat kondisi tersebut, katanya, selama ini guru-guru dan tenaga medis enggan bertugas ke pedalaman Mimika serta menghabiskan waktu berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan di Kota Timika.

"Kondisi tersebut sangat menyusahkan warga maupun aparat pemerintah yang bertugas di daerah-daerah tersebut. Tidak heran kalau guru-guru dan tenaga medis sering tidak berada di tempat tugas mereka karena kesulitan transportasi," ujar wakil rakyat dari Partai Patriot itu.

Ia mengatakan, kasus terlantarnya enam orang anggota "Tim Save Papua" selama tujuh hari di Kampung Umpliga II Distrik Jila beberapa waktu lalu akibat ketidaan sarana transportasi untuk kembali ke Timika harus menjadi pelajaran penting bagi Pemkab Mimika.

Agar kasus serupa tidak terulang kembali, ia mendesak Pemkab Mimika segera mencari solusi terbaik mengatasi keterisolasian sebagian wilayah Mimika melalui pengadaan sarana transportasi berupa helikopter.

Usulan Nurman mendapat dukungan dari anggota DPRD Mimika lainnya, Wilhelmus Pigai. Pigai mendesak Pemkab Mimika bersama DPRD setempat segera berembuk untuk memikirkan solusi mengatasi kesulitan transportasi ke wilayah pedalaman.

Menurut dia, pengadaan helikopter bisa ditanggulangi Pemkab Mimika dari dana asuransi kecelakaan pesawat Mimika Air yang telah dibayar oleh PT Tugu Pratama Indonesia pada September 2009 senilai 1.250 juta dolar AS.

Pada 2008, Pemkab Mimika membeli sebuah pesawat terbang perintis dari perusahaan Pilatus di Zuric Swiss yang diperuntukkan bagi pelayanan masyarakat ke pedalaman. Pesawat bernama Mimika Air yang baru beroperasi sekitar lima bulan itu mengalami musibah jatuh di wilayah Kabupaten Puncak akibat kondisi cuaca yang buruk.

Dalam peristiwa itu, kru pesawat dan seluruh penumpang meninggal dunia.

Sumber: ANTARA


Sabtu, 18 September 2010

Pangeran William Lulus Jadi Pilot Helikopter

0

LONDON - Pangeran William akan memulai karier barunya sebagai pilot helikopter regu penyelamat Angkatan Udara Inggris, setelah dirinya dinyatakan lulus dari proses pelatihan.

Pangeran yang berada di urutan kedua pewaris tahta Kerajaan Inggris ini, akan bertugas sebagai ko-pilot helikopter Sea King. Dia akan menjadi bagian dari kru yang berjumlah empat orang dan berbasis di markas Royal Air Force (RAF) di Anglesey, sebelah barat laut Wales.

"Pelatihan itu memang amat menantang, tetapi saya benar-benar menikmatinya," ungkap pangeran berusia 28 tahun seperti dikutip Reuters, Sabtu (18/9/2010). Dengan lulus dari pelatihan, William akan berpangkat letnan penerbang.

Putra pertama Pangeran Charles itu mengaku, jika dirinya amat menyukai terbang. Dia juga menyatakan, "menjadi kehormatan besar untuk dapat bergabung dan bertugas dengan regu penyelamat."
Selama mengikuti pelatihan, William menyelesaikan pelatihan selama 70 jam terbang langsung dan 50 jam pelatihan melalui simulator.

Mengabdi untuk militer Inggris bukanlah yang tidak biasa dilakukan oleh Kerajaan Inggris. Sebelum Pangeran William, adiknya Pangeran Harry sempat bertugas di Afghanistan bersama Angkatan Darat Inggris.

Sumber: OKEZONE




 

Pindah Ke mik-news.blogspot.com Copyright © 2010 theme is Designed by admin